Download Free FREE High-quality Joomla! Designs • Premium Joomla 3 Templates BIGtheme.net
Home / Berita / DINAS LHK BADUNG KERAHKAN MOBIL KHUSUS TANGANI BADAI PASIR
WhatsApp Image 2017-10-30 at 17.40.14

DINAS LHK BADUNG KERAHKAN MOBIL KHUSUS TANGANI BADAI PASIR

DHHDH

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung (DLHK) , konsentrasi tangani badai pasir yang mengakibatkan penumpukan pasir di jalan raya Pantai Kuta Hingga Legian, Kecamatan Kuta. Pembersihan pasir di jalan raya menggunakan kendaraan khusus milik Dinas LHK, sementara petugas menangani kiriman.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si,  mengatakan pengiriman sampah secara manual, setelah terjadi pasang air laut tertinggi, kondisi pasir pantai gembur sehingga roda alat berat tak bias berjalan. Gundukan sampah di pantai kedonganan Kecamatan Kuta, bahkan sampai usaha bar milik warga setempat. Perpindahan gundukan sampah tersebut diakibatkan karena terjadi air laut pasang tertinggi pada hari rabu. Sejak 31 januari lalu pihaknya konsentrasi menangani masalah badai pasir yang menumpuk di jalanan akibat tertiup angin di Kuta. Dinas LHK menurunkan tim transformer dan satu unit mobil tangki dilengkapi alat vakum untuk menyedot pasir. Pihaknya konsen menangani masalah ini karena berkaitan dengan keselamatan pengendara. Terkait terjadinya air pasang tertinggi pada rabu malam, kepala sub bidang pengumpulan dan penyebaran Balai Besar Teknologi Meteorology Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah III Denpasar Ardyanto Septiadi, ketika terjadi bulan purnama maka pasang air laut lebih besar dari biasanya. Septhiadi menjelaskan bulan dan bumi memiliki gravitasi masing masing. Kedua gaya gravitasi ini saling mempengaruhi satu sama lain. Antara pusat bumi dan  bulan terjadi gaya saling tarik menarik akibat gravitasi tersebut. Gaya ini mengakibatkan bumi agak tertarik kearah bulan, inilah yang mendasari terjadinya pasang surut air laut. Kondisi laut naik terjadi dua kali, yaitu pada saat bulan purnama dan bulan baru. Di belahan Bumi yang mengalami bulan purnama, jarak antara air laut dan pusat bulan lebih dekat antara jarak pusat bumi  dengan pusat bulan. Akibatnya gravitasi bulan menarik air laut lebih kuat daripada Bumi dan terjadilah pasang naik. Pasang surut yang terjadi kali ini adalah yang terbesar dari pasang surut bulan purnama seperti biasanya. Pasang surut ini terjadi lebih besar karena terjadi gerhana bulan total perigi. Matahari, Bumi dan Bulan berada pada satu lintasan. Jarak air laut dan pusat bulan lebih dekat.

Check Also

Y7R67I6I6R

BIMBINGAN TEKNIS MANAJEMEN DAN MARKETNG BANK SAMPAH KREATIF DI 6 KECAMATAN KABUPATEN BADUNG

            Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung melaksanakan program kegiatan “Bimbingan Teknis Manajemen Dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *